BIODASIN

Farmasi-id.com > Antibiotik > BIODASIN

By | 15/05/2015

BIODASIN
Clindamycin

KOMPOSISI :
Tiap kapsul mengandung Clindamycin 300 mg

Indikasi :
Untuk pengobatan infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri anaerobic gram positif yang peka terhadap Clindamycin (seperti Streptococcus, Staphylococcus, Pneumococcus) serta strain-strain bakteri yang peka dari Chlamydia trachomatis terutama pada keadaan berikut :
– Infeksi serius pada saluran pernafasan bagian bawah : empyema, pneumonitis anaerobic dan abses paru-paru.
– Infeksi serius pada kulit dan jaringan lunak.
– Infeksi intraabdominal seperti peritonitis dan abses intraabdomen.
– Infeksi ginekologi seperti endometriosis, pelvic cellulites dan infeksi paska bedah vagin4.
– Infeksi pada gigi seperti abses periodontal dan peridontitis.
– Infeksi tulang dan persendian.
Septicaemia.

KONTRAIndikasi :
– Penderita dengan hipersensitif terhadap Clindamycin dan Lincomycin
– Pada penderita diare

Dosis :
– Dewasa : 300 mg 3-4 kali sehari.
– Anak – anak : infeksi serius 8 – 16 mg/kgBB/hari dalam 3-4 dosis terbagi infeksi lebih
berat 16-20 mg/kgBB/hari   dalam dosis terbagi

Kemasan
Kapsul 300, Dus, 5 Blister @ 10 kapsul No. Reg. : DKL 0033200301A1
Simpan di tempat sejuk (15°-25°)C dan kering.

diproduksi oleh :
PT. PROMEDRAHARDJO FARMASI INDUSTRI

Sekilas Tentang Infeksi
Infeksi atau jangkitan adalah kolonalisasi (mengacu pada mikroorganisme yang tidak bereplikasi pada jaringan yang ditempatinya. Sedangkan "infeksi" mengacu pada keadaan di mana mikroorganisme bereplikasi dan jaringan menjadi terganggu) yang dilakukan oleh spesies asing terhadap organisme inang, dan bersifat paling membahayakan inang.

Organisme penginfeksi, atau patogen, menggunakan sarana yang dimiliki inang untuk dapat memperbanyak diri, yang pada akhirnya merugikan inang. Patogen mengganggu fungsi normal inang dan dapat berakibat pada luka kronik, gangrene, kehilangan organ tubuh, dan bahkan kematian. Respons inang terhadap infeksi disebut peradangan. Secara umum, patogen umumnya dikategorikan sebagai organisme mikroskopik, walaupun sebenarnya definisinya lebih luas, mencakup bakteri, parasit, fungi, virus, prion, dan viroid.

Simbiosis antara parasit dan inang, di mana satu pihak diuntungkan dan satu pihak dirugikan, digolongkan sebagai parasitisme. Cabang kedokteran yang menitikberatkan infeksi dan patogen adalah cabang penyakit infeksi.

Informasi lengkap mengenai infeksi dapat Anda baca di sini.
Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini dan di sini.