Betaxolol

By | Oktober 16, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Betaxolol

Nama Generik: Betaxolol

Nama Merek: Betoptima, Optibet

Definisi

Betaxolol masuk dalam kelompok obat yang disebut beta-blocker yang berefek pada jantung dan sirkulasi darah. Betaxolol digunakan untuk mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi).  Betaxolol juga digunakan untuk kebutuhan lain yang belum terdapat pada daftar  ini.

Informasi Penting

Jangan menggunakan obat ini jika anda alergi terhadap betaxolol atau jika anda memiliki masalah jantung serius seperti penyumbatan jantung, sindrom sick sinus, atau detak jantung yang lambat, serta gagal jantung yang parah atau tidak terkontrol.

Sebelum menggunakan betaxolol bicaralah pada dokter anda jika anda memiliki angina (nyeri dada), gagal jantung kongestif, gangguan arteri koroner, asma, emphysema, diabetes, tekanan darah rendah, depresi, penyakit ginjal atau hati, penyakit tiroid, myasthenia gravis, atau masalah pada sirkulasi darah (seperti sindrom Raynaud’s).

Jika anda harus melakukan operasi jenis apapun, bicaralah pada dokter anda. Anda dapat perlu untuk menghentikan penggunaan betaxolol sebelum menjalani operasi.

Jangan melewati jadwal penggunaan atau menghentikan penggunaan tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter anda. Menghentikan penggunaan secara tiba-tiba dapat membuat kondisi anda memburuk.

Tetap gunakanlah obat ini bahkan jika anda merasa telah membaik. Tekanan darah tinggi sering tanpa disertai gejala.

Efek Samping

Panggil pertolongan medis darurat jika anda memiliki tanda apapun dari reaksi alergi ini:
·    Gatal dengan kulit kemerahan
·    Sulit bernapas
·    Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan

Hubungi dokter anda jika anda memiliki efek samping serius berikut:
·    Detak jantung lambat atau tidak beraturan
·    Merasa anda akan pingsan
·    Napas terasa pendek, bahkan saat mengerahkan sedikit tenaga
·    Bengkak pada pergelangan kaki dan kaki
·    Mual, sakit perut, demam ringan, hilang nafsu makan, urin berwarna gelap, kotoran seperti tanah liat, kulit dan mata menguning
·    Depresi
·    Dingin pada tangan dan kaki
·    Nyeri sendi atau bengkak dengan demam, pembengkakan kelenjar, nyeri otot, muntah, nyeri pada dada, cara berpikir tidak seperti biasanya dan/atau kejang
·    Bercak putih pada kulit, bintik merah, atau ruam yang berbentuk seperti kupu-kupu pada pipi dan hidung

Efek Samping lain adalah:
·    Berkurangnya kemampuan 5eksual, impoten, atau sulit mengalami orgasme
·    Sulit tidur
·    Merasa lelah
·    Gelisah, mudah terkejut

Gejala efek samping di atas belum lengkap dan dapat muncul gejala lain.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Betaxolol Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Betaxolol, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Betaxolol?

Jika Anda lupa menggunakan Betaxolol, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Betaxolol Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Betaxolol?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Betaxolol yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 16 Oktober). Betaxolol. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/betaxolol/


Format MLA (Modern Language Association)

"Betaxolol". Farmasi-id.com. 16 Oktober 2020. 22 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/betaxolol/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Betaxolol", 16 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/betaxolol/> [Diakses pada 22 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *