Betason-N

By | Oktober 26, 2020 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Aminoglikosida > Betason-N

Kandungan dan Komposisi Betason-N

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Betason-N adalah:

Betametason – 17 – valerat                 1 mg
Neomisin Sulfat                                       5 mg

Sifat-sifat :
Betametason adalah suatu 9- fluorokortikosteroid yaitu senyawa dari golongan kortikosteroid yang paling efektif untuk obat kulit. Sedangkan Neomisin dikenal sebagai suatu antibiotik yang aktif terhadap sejumlah besar bakteri yang umumnya menyertai radang kulit.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Betason-N

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Betason-N adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Berguna untuk mengobati enyakit kulit yang menimbulkan radang akut maupun sub akut seperti : eksema, eksema infantil, dermatitis atopik, dermatitis herpeftiformis, dermatitis kontak, alergi (misal peka terhadap bubuk sabun atau zat kimia lain), dermatitis venenata, neurodermatitis, nerodermatitis, psoriasis, intertrigo.

Gangguan -gangguan yang menyertai penyakit kulit akan segera lenyap setelah pengobatan dimulai. Hal ini disebabkan karena efek anti radang yang kuat dari obat tersebut. Adanya neomisin dalam Betason N Krim menjamin penyembuhan infeksi sekunder yang umumnya menyertai radang kulit.

Cara Pemakaian :
3-4 kali seharai dioleskan pada kulit yang sakit/ menurut petunjuk dokter.

Perhatian Penggunaan Betason-N


Betason N Krim tidak ditujukan bagi penderita tuberkulosasai kulit
Tidak boleh digunakan pada mata atau kulit yang berdekatan dengan mata
Seperti halnya krim dengan kadar kortikosteroid lain yang zat berkhasiatnya mudah direabsorpsi melalui kulit, bagi penderita yang harus menjalanjkan pengobatan jangka panjang supaya diperhatikan efek-efek sistemik dari kortikosteroid yang sangat kuat ini.

Harus dengan resep dokter dan simpan ditepat yang terlindung dari cahaya.

Sekilas Tentang Kimia Farma
PT Kimia Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang menurut sejarahnya sudah ada sejak jaman Hindia-Belanda. Perusahaan ini berdiri pada 1817 yang pada awalnya perusahaan ini bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co yang kemudian oleh Pemerintah Indonesia dimasa awal kemerdekaan dinasionalisasi dan dilakukan peleburan dengan beberapa perusahaan farmasi lainnya pada 1958 yang kemudian namanya berubah menjadi PNF (Perusahaan Negara farmasi) Bhinneka Kimia Farma. Pada 16 Agustus 1971, status PNF berubah menjadi PT dan namanya kembali mengalami perubahan menjadi PT Kimia Farma (persero). Pada 4 Juli 2001, status PT Kimia Farma berubah menjadi perusahaan publik seiring dengan pencatatan sahamnya di Bursa Efek Jakarta (Saat ini menjadi Bursa Efek Indonesia) sehingga berubah namanya menjadi PT Kimia Farma Tbk. Jumlah karyawan perusahaan ini diperkirakan mencapai 5.758 orang.

Perusahaan ini telah mengantongi berbagai sertifikat mutu seperti CPOB, ISO 9001, ISO 9002, ISO 14001, dan juga telah mendapatkan persetujuan dari US-FDA sehingga produk perusahaan ini bisa dipasarkan di Amerika Serikat.

PT Kimia Farma memiliki beberapa fasilitas produksi yang terletak di berbagai daerah yang berbeda yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Sarolangun, Watukadon, dan Tanjung Morawa. Setiap fasilitas produksi memproduksi produk yang berbeda-beda.

Untuk pemasaran produk, PT Kimia Farma melakukannya melalui anak perusahaannya bernama PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD) yang memang dibentuk untuk pemasaran dan penjulan produk induk perusahaannya. Perusahaan ini memiliki 46 cabang yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Selain bergerak di bidang produksi produk obat dan farmasi, PT Kimia Farma juga merambah bisnis apotek, laboratorium, dan klinik kesehatan. PT Kimia Farma Apotek merupakan anak perusahaan yang didirikan untuk menjalankan dan mengelola bisnis apotek dan PT Kimia Farma Diagnostik untuk usaha laboratorium dan diagnostik. Baru-baru ini PT Kimia Farma megakuisisi PT Phapros, salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia.

Produk PT Kimia Farma selain dijual di Indonesia juga diekspor ke berbagai negara di dunia. Beberapa produk yang dijual selain obat jadi dan sediaan farmasi, juga menjual bahan baku pembuatan obat seperti iodine dan quinine. Produk-produk tersebut diekpor ke beberapa negara seperti India, Jepang, Taiwan, New Zealand, dan negara-negara Eropa. Untuk produk kosmetik, produk PT Kimia Farma telah berhasil menembus pasar Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Arab Saudi, dan Vietnam.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *