Benpwass Ginseng + Pasak Bumi

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Stamina & Vitalitas > Benpwass Ginseng + Pasak Bumi

By | 14/05/2018

Kandungan dan Komposisi

Tiap sachet mengandung:

  • Eurycoma longifolia radix 0,60 g
  • Pemphie acudilae cortex 0,60 g
  • Boesenbergiae rhizoma 0,50 g
  • Retrofracti fructus 0,80 g
  • Zingiberis rhizoma 1,10 g
  • Piperis nigri fructus 0,60 g
  • Coriandri fructus 0,60 g
  • Anisi fructus 0,70 g
  • Curcumae rhizoma 1 g
  • Colae semen extract 0,05 g
  • Panax ginseng radix extract 0,50 g
  • Artocarpi lignum 0,20 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Membantu memelihara stamina pria.

Peringatan / Perhatian

  • Hati-hati pad apenderita kadriovaskular atau diabetes melitus.
  • Tidak diajurkan pada wanita hamil/ibu menyusui.

Dosis dan Aturan Pakai

Satu bungkus diseduh dengan 1/2 gelas (100 ml) air mendidih. minumlah tiap 3-4 kali seminggu. Sekali minum 1 bungkus. Bila perlu, tiap hari 1 kali 1 bungkus.

Cara Penyimpanan

Simpanlah di tempat kering pada suhu 28C-32C

Kemasan dan Sediaan

Sachet @ 7 gram

Izin BPOM

TR142280831

Harga

Rp 25.000/pack @ 10 sachet

Produsen

PT Air Mancur

Sekilas Tentang Piper Retrofractum (Cabai Jawa)
Tanaman cabai jawa bisa memiliki panjang batang sampai 10 meter. Batangnya keras menyerupai kayu, tiap ruas (nondus) keluar akar lekat. Daun bulat memanjang dengan bagian dasarnya berbentuk jantung, ujungnya meruncing. Bunganya berkelamin tunggal yang tersusun dalam bulir dan tumbuh tegak. Bulir jantan lebih tegak daripada bulir betina. Buahnya buni, sebelum masak berwarna hijau, keras rasanya pedas dan tajam (di pasaran dunia lebih bermutu dan disukai daripada yang telah masak), bila telah masak berwarna merah, lembek dan rasanya manis. Cocok ditanam di pekarangan dan di ladang yang tanahnya tidak lembab dan banyak mengandung pasir dengan ketinggian sampai 600 m dpl.

Cabai jawa memiliki kandungan seperti minyak atsiri, pipernia, piperidina, hars, zat pati, minyak lemak. Cabai jawa sering digunakan untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, bronkhitis, batuk, asma, ayan (epilepsi), demam setelah melahirkan, obat kumur dan kejang perut.
Sekilas Tentang Eurycoma Longifolia (Pasak Bumi)
Eurycoma Longifolia (Pasak Bumi/Tongkat Ali)) adalah tumbuhan pohon berkhasiat yang dapat ditemukan di hutan-hutan Malaysia dan Indonesia bagian barat.

Tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian sehingga 10 meter di dalam rimbunan hutan dataran rendah. Biasanya, daunnya rimbun pada ujung batang. Kebanyakan pohon ini tidak bercabang, jika bercabang pun terlalu sedikit yaitu satu atau dua cabang saja. Bunganya tersusun padat pada tangkai yang bercabang, yang keluar dari pangkal daun.

Pasak Bumi mengandung ekstrak yang disebut dengan ethanolic yang sangat berperan dalam menambah jumlah hormon testosteron pada pria. Tanaman Pasak Bumi juga mengandung strichnin dan brusin yang sangat berkhasiat untuk menambah vitalitas pria karena memiliki sifat afrodisiak. Menurut hasil penelitian, tumbuhan afrodisiak mengandung senyawa turunan alkaloid, saponin, tanin, dan lainnya yang berperan dalam melancarkan peredaran darah. Hal tersebut kemudian berimplikasi pada peningkatan sirkulasi darah di daerah alat kelamin pria.

Akar Pasak Bumi mengandung senyawa yang disebut dengan erikuimanon yang disinyalir mampu mengobati penyakit malaria. Demikian juga dengan kandungan senyawa yang disebut kuasinoid yang sangat berperan dalam melumpuhkan plasmodium falcifarum yakni bakteri yang menjadi penyebab penyakit malaria sendiri. Selain itu, Pasak Bumi juga digunakan untuk mencegah terjadinya serangan kanker. Kandungan senyawa alkaloid dan kuasinoid-nya bisa menghambat terjadinya pertumbuhan sel kanker. Hal tersebut pernah diuji dengan penelitian di Malaysia yang menyatakan bahwa ada setidaknya 8 alkaloid yang ditemukan dalam akar Pasak Bumi, salah satunya ialah alkaloid yang berfungsi sebagai anti-kanker payudara.

Sedangkan menurut penelitian lainnya, diantaranya yang pernah dilakukan oleh Universitas Tokyo Jepang, Pasak Bumi juga ditemukan memiliki khasiat untuk anti-leukemia dan juga meningkatkan kekebalan tubuh bagi penderita HIV.
Sekilas Tentang Zingiber Officinale (Jahe)
Tumbuhan Jahe mempunyai bau aromatik, rasa pedas, hangat dan tidak beracun.Rimpang jahe mengandung minyak asiri. Minyak asiri tersebut terdiri atas n-nonylaldehide, d-camphene, d-β-phellandrene, methyl heptenone, cineol, d-borneol, geraniol, lonalool, acetates, caprylate, citral, chavicol, gengerol, shogaol, dan zingiberene. Selain itu, rimpang jahe juga mengandung resin tepung kanji dan serat.

Efek farmakologis jahe adalah menambah nafsu makan, memperkuat lambung, peluruh kentut, peluruh keringat, pelancar sirkulasi darah, penurun kolesterol, antimuntah, antiradang, antibatuk, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak yang dikeluarkan rimpang jahe.
Sekilas Tentang Panax Ginseng (Ginseng)
Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.
Sekilas Tentang Piper Nigrum (Piper Albi/Lada)
Piper nigrum (piper nigri/piper albi (lada/merica)) merupakan suatu tanaman herbal yang memiliki banyak kandungan kimia yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tanaman lada memiliki ciri daun berbentuk bulat telur dengan ujung runcing dengan ukuran lebar sekira 5 hingga 10 cm dan panjang 12 hingga 18 cm. Tanaman lada memiliki batang beruas yang tumbuh menjalar dengan akar tunggang yang lebih mirip serabut. Bagian yang dijadikan obat adalah buahnya.

Lada memiliki aroma yang khas dengan rasa yang sedikit pedas. Beberapa kandungan kimia yang ada pada lada seperti beta caryophyllene, terpenes, alkaloid (piperine, piperonal, dan sebagainya). Selain itu juga memiliki kandungan saponin, flavonoid, minyak atsiri, resin, dan amilum).

Efek farmakologi yang dihasilkan oleh lada diantaranya meluruhkan haid, merangsang hormon anfrogen dan estrogen, mencegah osteoporosis, relaksan otot, menghabat munculnya prostaglandin dan lain-lain. Lada sering digunakan untuk mengatasi penyakit demam, masuk angin, rematik, penyakit lambung (mual, sakit perut, kembung), dan sakit kepala.