AZTROPECT (QIANG LI ZHI KE)

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Batuk > AZTROPECT (QIANG LI ZHI KE)

By | 22/12/2017

Komposisi

Tiap pil mengandung 650 mg campuran ekstrak yang setara dengan :

  • Platicodi Radix 1300 mg
  • Glycyrrhizae Radix 780 mg
  • Bulbus Fritillariae Cirrhosa 1365 mg
  • Pericarpium Citri Reiculatae 975 mg
  • Schizandrae Fructus 1430 mg
  • Polygalae Radix 650 mg

Khasiat dan Kegunaan

Membantu meredakan batuk berdahak.

Cara Pakai

Dewasa : 3 kali sehari 3 pill
Anak-anak : Setengah dari dosis orang dewasa

Diminum dengan air hangat

Perhatian

Tidak boleh digunakan lebih dari 4 minggu tanpa anjuran dokter.

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 35 pil @ 650 mg

Izin BPOM

TR092499331

Harga

Rp 35.000

Produsen

PT Sinar Herba Radix

Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis)

Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.

Sekilas tentang batuk

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.