Atp Dankos

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Atp Dankos

By | 27/01/2015

Komposisi:

Adenosine Triphosphate.


Bentuk Sediaan:

Tablet 20 mg, ampul 2 mL

Farmakologi:

Mendukung metabolisme karbohidrat, protein dan lemak tubuh, mendukung pembentukan energi tubuh, vasodilatasi koroner, serebral dan perifer.

Absorpsi per oral: Penyerapan di usus halus dan usus besar. Distribusi: Menembus sawar otak. Meningkat 20% setelah 1 jam pemberian oral. IV: Dekomposisi 50% dalam waktu 2 jam. Waktu paruh: 0,6 – 1,5 detik.


Indikasi:

Sebagai terapi suportif bagi pasien untuk penyakit otot, jantung, kulit, telinga dan mata.


Dosis:

– Tablet: 2-3 tablet , diberikan 3 kali sehari.

– Pemberian secara intramuskuler atau subkutan: sekali sehari satu ampul.

Intravena: biasanya sekali sehari, 1 ampul tiap pemberian di suntikkan secara perlahan dengan dosis 10 mg/ 1-2 menit, yang diberikan sendiri atau setelah dicampur dengan larutan isotonik/ hipertonik 10-20 mL.

– Sesuai kebutuhan dengan pengawasan dokter.


Kontra Indikasi:

Hipersensitivitas dan hipotensi.


Peringatan dan Perhatian:

Tidak untuk wanita hamil/ menyusui, pasien diabetes melitus yang telah ditetapkan oleh dokter, konsultasi berkala.


Efek Samping:

Sakit kepala, kelelahan, jarang terjadi hipotensi ortostatik

– Belum pernah dilaporkan terjadi fenomena rebound.

Sekilas Tentang Kalbe Farma

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.