ATORVASTATIN CALCIUM

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Dislipidemia > ATORVASTATIN CALCIUM

Komposisi

Atorvastatin Calcium

Deskripsi

Menurunkan kolesterol total, LDL-cholesterol, apolipoprotein B & triglycerides pada hiperkolesterolemia, hiperlipidaemia. Atorvastatin bekerja dengan cara menghambat reaksi beberapa enzim yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolesterol. Dengan mengkonsumsi atorvastatin, resiko penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah bisa diturunkan. Kolesterol adalah lemak yang dihasilkan tubuh dari makanan yang dikonsumsi, tubuh menyimpan lemak sebagai sumber energi, tetapi jika kadar lemak terlalu tinggi dapat menimbulkan komplikasi, timbunan kolesterol disebut hiperkolesterolemia.

Indikasi

Tambahan terhadap diet untuk menurunkan kadar kolesterol total, LDL, apolipoprotein B & trigliserida yang meningkat pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer, hiperlipidemia kombinasi atau campuran, hiperkolesterolemia familial heterozigot & homozigot jika respon diet & tindakan nonfarmakologi tidak adekuat. Pencegahan komplikasi KV.

Dosis

Awal 10 mg 1 x/hari dengan kisaran 10-80 mg 1 x/hari. HIperkolesterolemia primer & hiperlipidemia kombinasi (campuran) 10 mg 1 x/hari selama 2 minggu & hingga 4 minggu tuk respon maks. Hiperkolesterolemia homozigot familial 80 mg. Hiperkolesterolemia familial heterozigot Anak 10-17 tahun Dosis awal anjuran: 10 mg/hari. Maks: 20 mg/hari. Dosis disesuaikan dengan selang waktu ≥4 minggu.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan : Hindari konsumsi jus grapefruit secara berlebihan (>1 L/hari)

Kontra Indikasi

Peny hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten ≥3 x nilai batas atas normal yang tidak diketahui penyebabnya: Kehamilan, wanita yang berpotensi hamil, laktasi.

Perhatian

Lakukan tes fungsi hati sblm mulai pemberian terapi, 12 minggu sesudah awal terapi, selama evaluasi dosis & selanjutnya secara periodik. Konsumsi alkohol, riwayat penyakit hati atau penyakit hati aktif, peningkatan transaminase persisten yang tidak diketahui penyebabnya; mialgia difusa, perlunakan atau kelemahan otot &ul;/atau peningkatan CPK yang nyata. Hentikan penggunaan pada kasus peningkatan kadar CPK yang jelas, miopati yang didiagnosis atau diduga atau dengan risiko faktor predisposisi berkembangnya gagal ginjal sekunder akibat rabdomiolisis.

Efek Samping

Insomnia; sakit kepala; mual, diare, nyeri perut, dispepsia, konstipasi, kembung; mialgia; astenia, hipo & hiperglikemia, anoreksia; neuropati perifer, parestesia; pankreatisis, muntah; hepatitis, ikterus kolestatik; ruam kulit, pruritus, alopesia; miopati, miositis, kram otot; impotensi, edema angioneurotik.

Interaksi Obat

Siklosporin, derivat asam fibrat, antijamur azol atau niasin; antasid, kolestipol, digoksin, eritromisin/klaritromisin, penghambat protease, digoksin, kontrasepsi oral yang mengandung noretindron & etinil estradiol, obat yang menurunkan kadar hormon steroid endogen misalnya ketokonazol, spironolakton, & simetidin.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori X: Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Izin BPOM, Kemasan dan Sediaan

  1. GKL1408517817A1, dus, 3 blister @ 10 tablet salut selaput 10 mg
  2. GKL1408517817B1, dus, 3 blister @ 10 tablet salut selaput 20 mg

Harga

Rp 6.000/tablet 20 mg

Produsen

PT Hexpharm Jaya