Atenolol

By | Oktober 15, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Atenolol

Nama Generik: Atenolol

Nama Merek: Betablok, Farnormin, Hiblok, Internolol, Tenblok, Tenormin, Tensinorm, Zumablok

Definisi

Atenolol masuk dalam kelompok obat yang disebut beta-blockers. Beta-blockers berefek pada jantung dan aliran darah.

Atenolol digunakan untuk mengobati angina (nyeri pada dada) dan tekanan darah tinggi. Obat ini juga digunakan untuk mencegah serangan jantung.

Atelonol juga digunakan untuk kebutuhan lain yang tidak tercantum disini.

Informasi Penting

Jangan menghentikan penggunaan atenolol tanpa terlebih dahulu membicarakannya dengan dokter anda. Berhenti menggunakan obat ini secara tiba-tiba dapat membuat kondisi anda memburuk.

Jika anda harus menjalani operasi, anda mungkin harus menghentikan penggunaan atenolol untuk sementara. Pastikan bahwa ahli bedah anda mengetahui bahwa anda sedang menggunakan atenolol.

Atenolol dapat menyebabkan efek samping mengganggu reaksi dan pikiran. Berhati-hatilah saat berkendara atau melakukan aktivitas lain yang membutuhkan kesadaran penuh. Hindari minum alkohol karena dapat meningkatkan rasa kantuk dan pusing yang ditimbulkan Atenolol.

Jika anda dalam masa pengobatan tekanan darah tinggi, tetap gunakan obat ini bahkan jika keadaan anda telah membaik. Tekanan darah tinggi sering tidak menimbulkan gejala. Anda dapat membutuhkan pengobatan  tekanan darah seumur hidup.

Simpan Atenolol di tempat bersuhu ruangan dan jauhkan dari kelembaban dan panas.

Efek Samping

Panggil pertolongan medis darurat jika anda memiliki tanda apapun dari reaksi alergi ini:
·   Hives atau gatal-gatal dengan kulit kemerahan
·    Sulit bernapas
·    Pembengkakan pada wajah, bibir, lidah atau tenggorokan

Hubungi dokter anda jika anda memiliki efek samping serius berikut:
·    Detak jantung lambat atau tidak beraturan
·    Perasaan melayang-layang, pingsan
·    Napas pendek
·    Bengkak pada pergelangan kaki atau kaki
·    Mual, nyeri pada perut, demam ringan, hilang nafsu makan, urin berwarna gelap, kotoran seperti tanah liat, kulit dan mata menguning
·    Depresi
·    Tangan dan kaki terasa dingin

Efek Samping lainnya:
·    Menurunnya kemampuan 5eksual, impoten, atau sulit mendapatkan orgasme
·    Sulit tidur
·    Rasa lelah
·    Gelisah dan mudah terkejut

Gejala efek samping di atas belum lengkap dan dapat muncul gejala lain.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Atenolol Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Atenolol, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Atenolol?

Jika Anda lupa menggunakan Atenolol, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Atenolol Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Atenolol?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Atenolol yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 15 Oktober). Atenolol. Diakses pada 29 November 2020, dari https://www.farmasi-id.com/atenolol/


Format MLA (Modern Language Association)

"Atenolol". Farmasi-id.com. 15 Oktober 2020. 29 November 2020. https://www.farmasi-id.com/atenolol/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Atenolol", 15 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/atenolol/> [Diakses pada 29 November 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *