Arthrifen

By | Desember 28, 2020 |

Kandungan dan Komposisi Arthrifen

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Arthrifen adalah:

Ibuprofen.

Sekilas Tentang Ibuprofen Pada Arthrifen
Ibuprofen adalah obat yang termasuk dalam golongan OAINS (Obat anti inflamasi non steroid) yang digunakan untuk terapi pengobatan nyeri, demam, dan peradangan seperti pada nyeri saat menstruasi, migrain, dan rheumatoid arthritis. Ibuprofen dapat diberikan secara oral maupun intravena. Obat ini akan mulai bereaksi satu jam setelah diberikan.

Obat ini meredakan nyeri dengan cara menghambat produksi hormon prostaglandin melalui penurunan aktivitas enzim cyclooxygenase. Sebagai antipiretik (penurun panas), ibuprofen bekerja di hipotalamus dengan meningkatkan vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) dan aliran darah piretik. Obat ini termasuk dalam obat OAINS yang lemah jika dibandingkan dengan obat OAINS lainnya.

Ibuprofen pertama kali ditemukan oleh ahli farmasi asal Inggris Stewart Adams pada tahun 1961 dan pertama kali dipasarkan dengan nama Brufen, Advil, dan Motrin. Obat ini pertama kali dipasarkan tahun 1969 di Inggris kemudian tahun 1974 di Amerika Serikat. WHO menyatakan ibuprofen sebagai obat yang termasuk paling aman dan paling efektif.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Arthrifen

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Arthrifen adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Tablet Artritis reumatoid dan Osteoartritis. Suspention untuk meredakan demam pada anak, sakit gigi ringan sampai dengan sedang atau sesudah cabut gigi. Sakit kepala.

Dosis dan Aturan Pakai Arthrifen

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Arthrifen:

Tablet awal 1.200 mg/hari. Dosis pemeliharaan: 600-800 mg/hari. Diberikan dalam 3 atau 4 dosis terbagi. Susp dewasa 2 sdt 3-4 x/hari. Anak 8-12 th 2 sdt, 3-7 th 1 sdt, 1-2 th 1/2 sdt. Semua dosis diberikan 3-4 x/hari.

Pemberian Obat

Berikan segeran sesudah makan.

Kontra Indikasi

Pasien yang menunjukkan gejala asma,polip nasal, angioedema, reaksi bronkospastik, rinitis, dan dispnea, bila memakai aspirin, tukak peptik berat dan aktif. Hamil trimester terakhir.

Perhatian

Gangguan hati atau ginjal. SLE, asma, gangguan saluran cerna. Tukak peptik, penyakit Kardiovaskuler. Perdarahan. Lanjut usia. Hamil dan laktasi. Anak < 1 th.

Efek samping

Gangguan saluran cerna. Tukak peptik. Perdarahan saluran cerna. Jarang, insomsia, iritabilitas, agitasi, gangguan pendengaran ringan, edema, ruam kulit, palpitasi. Bronkospasme, trombositopenia, limfopenia, gangguan penglihatan.

Interaksi Obat

Digoksin, diuretik, litium, fenitoin, antikoagulan oral. Aspirin.

Kemasan dan Sediaan Arthrifen

& Harga

Tablet 200 mg x 100 (Rp47,000). Susp 100 mg/5 mL x 60 mL x 1 (Rp13,500).
Kategori Keamanan Kehamilan C, D (pada trimester 3 atau menjelang persalinan.

Produsen Arthrifen

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Arthrifen:

Armoxindo Farma

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *