Arteoptic LA

By | Juli 31, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Arteoptic LA

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Arteoptic LA adalah:

Setiap ml mengandung Carteolol HCl 20 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Arteoptic LA

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Arteoptic LA adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Glaukoma kronik sudut terbuka
  • Tekanan bola mata yang tinggi

Tindakan Pencegahan

Hati-hati penggunaan pada pasien-pasien dengan riwayat gagal jantung kanan, hipertensi pulmonal, gagal jantung kongestif, diabetes tidak terkontrol, diabetes dengan keto asidosis atau asidosis metabolik.

Kontraindikasi Arteoptic LA

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Arteoptic LA dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Pasien-pasien dengan gangguan jantung yang tidak terkontrol, bradikardi sinus, blok atrioventrikular, atau syok kardiogenik, pasien dengan gejala atau riwayat asma bronkiale dan spasme bronkus atau obstruksi paru kronik berat. Pasien dengan hipersensitif terhadap komponen zat yang terkandung didalamnya.


Sekilas tentang obat antiglaukoma
Obat antiglaukoma bekerja pada sistem cairan akuos untuk menurunkan tekanan intraokuIar melalui tiga mekanisme utama, yaitu:

  • Menurunkan produksi akuos di badan siliar

  • Meningkatkan aliran keluar cairan akuos melalui anyaman trabekula, dan

  • Meningkatkan aliran keluar cairan akuos melalui jalur uveosklera

Glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap menyebabkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta. Hal ini disebabkan karena saluran cairan yang keluar dari bola mata terhambat sehingga bola mata akan membesar dan bola mata akan menekan saraf mata yang berada di belakang bola mata yang akhirnya saraf mata tidak mendapatkan aliran darah sehingga saraf mata akan mati.

Penyebab utama glaukoma adalah meningkatnya tekanan bola mata di atas 20mmHg, penyebab lainnya adalah hipertensi dan diabetes mellitus. Walaupun jarang dapat juga disebabkan emosi yang tidak stabil, migrain, penyempitan pembuluh darah dan lain-lain. Tekanan bola mata di atas normal yang terus menerus akan merusak saraf penglihatan, tetapi seringkali tidak disadari oleh pasien, karena kerusakannya sedikit demi sedikit, oleh karenanya perlu pemeriksaan mata, jika telah berusia 40 tahun ke atas. Tekanan bola mata yang di atas normal pada tahap awal akan diberikan obat tetes mata untuk menurunkan tekanan bola mata menjadi normal.

Jenis glaukoma yang paling umum adalah glaukoma sudut terbuka. Jenis utama lainnya adalah glaukoma sudut tertutup. Glaukoma sudut terbuka adalah bentuk glaukoma yang biasanya berkembang sangat lambat karena saluran drainase mata secara bertahap menjadi tersumbat. Tidak ada tanda-tanda peringatan dini untuk glaukoma sudut terbuka, sehingga sering disebut “pencuri yang diam-diam mengambil penglihatan”. Glaukoma sudut tertutup adalah jenis glaukoma yang disebabkan oleh kenaikan tekanan mata mendadak dan berat. Hal ini terjadi ketika pupil membesar terlalu banyak atau terlalu cepat, dan tepi luar dari iris menyumbat kanal drainase mata. Glaukoma ini dapat akut atau kronis.

Dosis dan Aturan Pakai Arteoptic LA

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Arteoptic LA:

Satu tetes pada setiap mata yang sakit, satu kali sehari.

Kemasan dan Sediaan Arteoptic LA

Arteoptic LA Oph. Sol 2%, Dus @ 1 aluminium bag @ 1 botol plastik 2.5 ml

Izin BPOM Arteoptic LA

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Arteoptic LA:

Reg . No. : DKI1156101546B1

Cara Penyimpanan Arteoptic LA

  • Simpan dalam suhu dibawah 25°C (setelah kemasan aluminium bag dibuka, simpan pada tempat yang terlindung dari cahaya)
  • Gunakan dalam 28 hari setelah kemasan dibuka

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Produsen Arteoptic LA

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Arteoptic LA:

PT Otsuka Indonesia
Perkantoran Hijau Arkadia, Tower A, Lt.3
Jl. Letjen TB Simatupang Kav. 88, Jakarta 12520
Telp.: (021) 782 7660 (Hunting)
Fax. : (021) 782 7663 – 64
www.otsuka.co.id

Produk Lainnya Artikel Lainnya
    Komentar


    Leave a Reply

    Email address will not be published. Required fields are marked *