Anpiride

By | Mei 18, 2021 |

Produsen Anpiride

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Anpiride:

Sanbe

Kandungan dan Komposisi Anpiride

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Anpiride adalah:

Glimepiride.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Anpiride

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Anpiride adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

DM tipe 2 yang tidak cukup terkontrol jika hanya dengan diet, olahraga & penurunan berat badan. Terapi kombinasi dengan metformin atau insulin.

Sekilas Tentang Diabetes
Diabetes merupakan kondisi di mana tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan benar. Hal ini menyebabkan meningkatnya kadar glukosa dalam darah. Diabetes yang umum terjadi adalah diabetes Tipe 1 dan tipe 2.

Pada diabetes Tipe 1 pankreas tidak dapat memproduksi insulin sedangkan pada diabetes tipe 2 pankreas dapat membuat insulin tapi dalam kadar yang tidak cukup banyak. Ini menyebabkan tubuh tidak mendapatkan insulin secara optimal. Meningkatnya kadar gula dalam darah akan membuat penderita diabetes sering merasa haus atau lapar dan juga sering buang air kecil.

Antidiabetes merupakan obat yang mengontrol tingkat glukosa (gula) dalam darah pada penderita diabetes.

Dosis dan Aturan Pakai Anpiride

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Anpiride:

1-8 mg/hari. Dosis awal & dosis titrasi: 1 mg 1 x/hari, dapat ditingkatkan bertahap dengan interval 1-2 minggu: 1 mg – 2 mg – 3 mg – 4 mg – 6 mg & pada kasus khusus, 8 mg.

Pemberian Obat Anpiride

Sebaiknya diberikan bersama makanan : Berikan segera sblm makan utama pertama pada hari yang sama. Jangan mengurangi jadwal makan.

Kontraindikasi Anpiride

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Anpiride dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

DM tipe 1, diabetik ketoasidosis, prekoma atau koma diabetikum. Gangguan fungsi hati & ginjal berat. Hamil & laktasi.

Perhatian Penggunaan Anpiride

Monitor secara teratur kadar gula darah & urin. Pasien dengan neuropati otonom atau yang menggunakan β-bloker, klonidin, reserpin, guanetidin atau simpatolitik lain. Kondisi stres (trauma, op, infeksi dengan demam).

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Hipoglikemia, gangguan visual sementara, gangguan GI, kerusakan hati. Jarang trombopenia, leukopenia, anemia hemolitik, gatal, urtikaria, kemerahan

Interaksi Obat Anpiride

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Anpiride antara lain:

Efek dipotensiasi jika digunakan dengan insulin & antidiabetik lainnya, penghambat ACE, alopurinol, steroid anabolik & hormon 5eks pria, kloramfenikol, derivat kumarin, siklofosfamid, disopiramid, fenfluramin, feniramidol, fibrat, fluoksetin, guanetidin, ifosfamid, penghambat MAO, mikonazol, asam para-aminosalisilat, pentoksifilin (dosis tinggi parenteral), fenilbutazon, azapropazon,oksifenbutazon, probenesid, kuinolon, salisilat, sulfinpirazon, sulfonamida, tetrasiklin, tritokualin. Efek menurunkan kadar gula darah menjadi berkurang jika digunakan dengan asetazolamid, barbiturat, kortikosteroid, diaksosid, diuretik, epinefrin & simpatomimetik lainnya, glukagon, laksatif, asam nikotinat (dosis tinggi), estrogen & progestogen, fenotiazin, fenitoin, rifampisin, hormon tiroid. Penyekat-β mengurangi toleransi glukosa.

Kategori Keamanan Penggunaan Anpiride Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Anpiride untuk digunakan oleh wanita hamil:

C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Anpiride

/Harga

Anpiride tablet 1 mg

5 × 10’s (Rp92,250/boks)

Anpiride tablet 2 mg

5 × 10’s (Rp174,250/boks)

Anpiride tablet 3 mg

5 × 10’s (Rp230,750/boks)

Anpiride tablet 4 mg

5 × 10’s (Rp282,000/boks)

Sanbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 28 Juni 1975 oleh Drs. Jahja Santoso, Apt yang merupakan seorang apoteker lulusan ITB yang berhasil lulus dengan predikat cum laude. Awalnya Sanbe Farma hanyalah sebuah industri rumahan yang memproduksi kapsul Colsancetine. Kemudian seiring dengan meningkatnya kebutuhan produksi, pada 1980 perusahaan ini memindahkan lokasinya ke tempat yang lebih luas yaitu di Cimahi dan di tempat itu perusahaan ini mendirikan fasilitas produksi berbagai jenis obat.

Selanjutnya pada 1992, Sanbe Farma mulai memproduksi obat-obatan bebas atau OTC. Pada 1996 perusahaan ini kembali memperluas area industrinya untuk memenuhi kebutuhan produksi yang semakin besar diantaranya untuk memproduksi produk betalaktam, sefalosporin, injeksi, tetes mata, sediaan steril, serbuk injeksi, dan lain-lain. Sanbe Farma telah mengantongi lebih kurang 43 sertifikat CPOB dari berbagai negara. Perusahaan ini memiliki produk yang telah dipasarkan di lebih kurang 20 negara. Berdasarkan informasi, perusahaan ini menepati urutan ke-4 sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Sanbe Farma juga memiliki beberapa anak perusahaan yang juga bergerak dibidang farmasi dan produk kesehatan seperti PT Caprifarmindo Laboratories dan PT Bina San Prima .

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *