Aniracetam

By | Februari 27, 2021 |

Nama Lain

N-anisoyl-2-pyrrolidinone

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Aniracetam

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Aniracetam adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Aniracetam adalah suatu zat yang digunakan dalam terapi pengobatan kepikunan akibat demensia. Selain itu aniracetam juga digunakan dalam terapi pengobatan depresi yang bekerja dengan mengganti serotonin dan dopamin yang mana keduanya merupakan dua neurotransmiter penting yang mengendalikan mood seseorang. Terkadang obat ini juga digunakan dalam terapi pengobatan ansietas. Obat ini dapat membantu penderita depresi dan ansietas tidur lebih baik, memperbaiki nafsu makan, dan menjaga berat badannya. Aniracetam juga digunakan dalam pengobatan gangguan sistem saraf pusat lainnya.

Farmakologi Aniracetam

Aniracetam merupakan molekul piracetam yang mana amine digantikan dengan gugus fenil termetilase. Perubahan ini dibuat untuk meningkatkan kelarutan lemak dan menjadi pembeda aniracetam dengan piracetam.

Aniracetam diyakini meningkatkan pelepasan asetilkolin dalam sel hipokampus (bagian otak yang berperan dalam fungi memori, emosional, dan pengendali fungsi otonom). Asetilkolin merupakan suatu neurotransmiter yang berperan dalam fungsi memori di otak. Jika seseorang kekurangan asetilkolin maka ia akan berpotensi terserang penyakit Alzheimer.

Farmakokinetik

  • Absorbsi: diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Bioavailabilitas: 8,6-11,4%
  • Metabolisme: dimetabolisme menjadi N-anisoyl-GABA dan P-anisic Acid

Kontraindikasi Aniracetam

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penggunaan aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi berikut ini:

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang sedang menggunakan obat penghambat MAO dan antidepresan lainnya

Kontraindikasi Aniracetam

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan aniracetam antara lain:

Agitasi, gelisah, peningkatan emosi, insomnia, sakit kepala, mual, muntah.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Aniracetam

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien dengan penyakit ginjal harus dilakukan penyesuaian dosis
  • Tidak diketahui tingkat keamanannya jika digunakan dalam jangka lama

Interaksi Obat Aniracetam

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Aniracetam antara lain:

  • Penggunaan bersamaan dengan inhibitor MAO dapat menyebabkan peningkatan jumlah neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin yang dapat berbahaya dan berakibat fatal
  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin dapat meningkatkan risiko efek samping

Sekilas tentang obat nootropik & neurotonik/neurotropik

Nootropik adalah obat yang digunakan untuk obat, suplemen, dan zat lain yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, terutama fungsi eksekutif, memori, kreativitas, atau motivasi, dalam individu. Neurotonik adalah zat atau obat yang memberikan efek memperkuat atau menstimulasi saraf, sedangkan neurotropik adalah zat dan obat yang mampu memperlancar pertumbuhan jaringan saraf.

Dosis dan Aturan Pakai Aniracetam

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Aniracetam:

Kepikunan akibat demensia

Diberikan secara PO:

Dewasa: 1000 mg-1500 mg perhari dalam dua dosis terbagi (500 mg-750 mg).

Sediaan

Kapsul

Nama Brand Aniracetam

Ampamet, Draganon, Memodrin, Pergamid, Referan, Sarpul.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *