Aniracetam

By | Juli 7, 2019 | Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Nootropik & Neurotonik/Neurotropik > Aniracetam

Nama Lain

N-anisoyl-2-pyrrolidinone

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Aniracetam

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Aniracetam adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Aniracetam adalah suatu zat yang digunakan dalam terapi pengobatan kepikunan akibat demensia. Selain itu aniracetam juga digunakan dalam terapi pengobatan depresi yang bekerja dengan mengganti serotonin dan dopamin yang mana keduanya merupakan dua neurotransmiter penting yang mengendalikan mood seseorang. Terkadang obat ini juga digunakan dalam terapi pengobatan ansietas. Obat ini dapat membantu penderita depresi dan ansietas tidur lebih baik, memperbaiki nafsu makan, dan menjaga berat badannya. Aniracetam juga digunakan dalam pengobatan gangguan sistem saraf pusat lainnya.

Farmakologi Aniracetam

Aniracetam merupakan molekul piracetam yang mana amine digantikan dengan gugus fenil termetilase. Perubahan ini dibuat untuk meningkatkan kelarutan lemak dan menjadi pembeda aniracetam dengan piracetam.

Aniracetam diyakini meningkatkan pelepasan asetilkolin dalam sel hipokampus (bagian otak yang berperan dalam fungi memori, emosional, dan pengendali fungsi otonom). Asetilkolin merupakan suatu neurotransmiter yang berperan dalam fungsi memori di otak. Jika seseorang kekurangan asetilkolin maka ia akan berpotensi terserang penyakit Alzheimer.

Farmakokinetik

  • Absorbsi: diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Bioavailabilitas: 8,6-11,4%
  • Metabolisme: dimetabolisme menjadi N-anisoyl-GABA dan P-anisic Acid

Kontraindikasi Aniracetam

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Penggunaan aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi berikut ini:

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien yang sedang menggunakan obat penghambat MAO dan antidepresan lainnya

Kontraindikasi Aniracetam

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Aniracetam dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan aniracetam antara lain:

Agitasi, gelisah, peningkatan emosi, insomnia, sakit kepala, mual, muntah.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Aniracetam

  • Wanita hamil dan menyusui
  • Pasien dengan penyakit ginjal harus dilakukan penyesuaian dosis
  • Tidak diketahui tingkat keamanannya jika digunakan dalam jangka lama

Interaksi Obat Aniracetam

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Aniracetam antara lain:

  • Penggunaan bersamaan dengan inhibitor MAO dapat menyebabkan peningkatan jumlah neurotransmiter seperti serotonin dan dopamin yang dapat berbahaya dan berakibat fatal
  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin dapat meningkatkan risiko efek samping

Sekilas tentang obat nootropik & neurotonik/neurotropik

Nootropik adalah obat yang digunakan untuk obat, suplemen, dan zat lain yang dapat meningkatkan fungsi kognitif, terutama fungsi eksekutif, memori, kreativitas, atau motivasi, dalam individu. Neurotonik adalah zat atau obat yang memberikan efek memperkuat atau menstimulasi saraf, sedangkan neurotropik adalah zat dan obat yang mampu memperlancar pertumbuhan jaringan saraf.

Dosis dan Aturan Pakai Aniracetam

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Aniracetam:

Kepikunan akibat demensia

Diberikan secara PO:

Dewasa: 1000 mg-1500 mg perhari dalam dua dosis terbagi (500 mg-750 mg).

Sediaan

Kapsul

Nama Brand Aniracetam

Ampamet, Draganon, Memodrin, Pergamid, Referan, Sarpul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Aniracetam Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Aniracetam, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Aniracetam?

Jika Anda lupa menggunakan Aniracetam, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Aniracetam Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Aniracetam?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Aniracetam yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2019, 2 Juli). Aniracetam. Diakses pada 14 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/aniracetam/


Format MLA (Modern Language Association)

"Aniracetam". Farmasi-id.com. 2 Juli 2019. 14 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/aniracetam/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Aniracetam", 2 Juli 2019, <https://www.farmasi-id.com/aniracetam/> [Diakses pada 14 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *