ANAMIDEX

Farmasi-id.com > Onkologi > Terapi Hormon untuk Kanker > ANAMIDEX

By | 22/03/2015

Kandungan

Anastrozole

Indikasi

Kanker payudara stadium lanjut pada wanita pasca menopause dgn reseptor estrogen positif dan reseptor progesteron positif. Terapi penunjang  thd kanker payudara invasif pada wanita postmenopause dengan reseptor hormon + .

Dosis

Dewasa termasuk Lansia 1 mg 1x/ hr.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan: Telan utuh, jangan dikunyah/ dihancurkan.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas Pasien dengan intoleransi galaktosa, defisiensi Lapp laktase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa. Pemberian bersamaan dengan terapi yang mengandung estrogen & tamoxifen. Gangguan ginjal berat (CrCl <20 mL / menit), penyakit hati sedang atau berat. Wanita premenopause. Kehamilan & laktasi.

Perhatian 

Status menopause harus didefinisikan secara biokimia apabila masih ada keraguan. Menurunkan kepadatan mineral tulang dengan kemungkinan peningkatan risiko fraktur. Memeriksa kepadatan mineral tulang pada wanita yang berisiko osteoporosis. Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau mengoperasikan mesin. Anak.

Efek Samping

Hot flushes, asthenia, arthralgia / kekakuan sendi, kekeringan pada vagina, kerontokan rambut, ruam, mual, diare, sakit kepala.

Interaksi Obat

Terapi yang mengandung estrogen & tamoxifen dapat mengurangi kerja obat.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori X: Studi pada binatang percobaan atau manusia telah memperlihatkan adanya kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman pada manusia ataupun keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang mungkin diperoleh. Obat dikontraindikasikan bagi wanita yang sedang atau memiliki kemungkinan untuk hamil.

Kemasan, Sediaan, Harga

Tablet 1 mg : 2 × 15’s, Rp 1720.000/dus

Produsen

Ikapharmindo

Sekilas tentang terapi hormon

Terapi hormon adalah perawatan yang menambah, menghambat, atau membuang hormon. Untuk kondisi tertentu (seperti diabetes atau menopause), hormon diberikan untuk menambah kadar hormon yang rendah. Untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan kanker tertentu (seperti kanker prostat dan payudara), hormon sintetis atau obat lain dapat diberikan untuk menghambat hormon alami tubuh. Kadang-kadang, operasi diperlukan untuk menghilangkan kelenjar yang membuat hormon tertentu. Juga disebut terapi endokrin, terapi hormonal, dan pengobatan hormonal.
Sekilas tentang kanker dan tumor

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  1. Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  2. Menyerang jaringan biologis di dekatnya.

  3. Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.


Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.