Amiloride

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Diuretik > Amiloride

By | 04/06/2019

Nama Lain

Amipramidine

Kandungan Aktif

Amiloride hydrochloride, Amiloride hydrochloride dihydrate.

Indikasi

Amiloride adalah obat yang digunakan dalam terapi pengobatan tekanan darah tinggi (hipertensi), gagal jantung, dan penumpukan atau kelebihan cairan di dalam tubuh (edema). Amiloride juga digunakan untuk terapi atau pencegahan kadar potassium rendah dalam darah yang disebabkan oleh efek diuretik. Menurunnya tekanan darah akan mengurangi risiko serangan stroke, serangan jantung, dan gangguan ginjal. Biasanya amiloride digunakan bersama dengan obat diuretik seperti furosemide, dan hydrochlorothiazide.

Farmakologi

Amiloride merupakan suatu obat diuretik lemah yang meningkatkan ekskresi Natrium dan mengurangi ekskresi kalium. Obat ini mengurangi efek kaliuretik dari diuretik lain, dan menghasilkan efek natriuretik tambahan.

Farmakokinetik

  • Onset: 2 jam;
  • Durasi: 24 jam;
  • Penyerapan: tidak lengkap diserap dari saluran gastro intestinal.
  • Bioavailabilitas: 50%, berkruang dengan makanan. Waktu memuncak konsentrasi plasma: sekira 3-4 jam;
  • Distribusi: secara luas didistribusikan dalam jaringan. Volume distribusi: 350-380 L. Pengikatan protein plasma: 23%;
  • Metabolisme: tidak dimetabolisme;
  • Ekskresi: melalui urin (sebagai obat tidak berubah). Waktu paruh plasma: 6-9 jam. Waktu paruh terminal: ≥ 20 jam.

Kontra Indikasi

Penggunaan amiloride dikontraindikasikan pada pasien dengan kondisi berikut ini:

Hiperkalemia, penyakit Addison, masalah pada ginjal dan hati, dan nefropati diabetik.

Efek Samping

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin saja dapat terjadi akibat penggunaan amiloride:

Sakit kepala, pusing, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, sakit pada abdomen, perut bergas, palpitasi, diare, batuk, hidung tersumbat, hiperkalemia, kram otot, ensefalopati, gangguan perkemihan, peningkatan tekanan intraokular, gangguan penglihatan, tinitus, alopesia, dan pruritus. Jika efek tersebut memburuk, segara mencari pertolongan medis.

Peringatan dan Perhatian

  • Beritahu dokter jika pasien memiliki alergi terhadap amiloride atau komponen bahan lainnya yang terkandung di dalamnya;
  • Beritahu dokter mengenai riwayat kesehatan pasien seperti riwayat ketidakseimbangan garam atau mineral (seperti potassium tinggi, sodium rendah);
  • Amiloride dapat menyebabkan pusing, hindari mengemudi dan mengoperasikan mesin selama menggunakan obat ini;
  • Obat ini dapat meningkatkan kadar potassium dalam darah. Batasi konsumsi pisang dan jus jeruk selama menggunakan obat ini;
  • Penggunaan pada wanita hamil hanya jika benar-benar diperlukan;
  • Belum diketahui dengan pasti apakah obat ini masuk menembus ke dalam ASI, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu;
  • Hati-hati penggunaan amiloride pada pasien dengan diabetes melitus atau gangguan respirasi metabolik;
  • Gangguan hati dan ginjal;
  • Pasien lanjut usia;
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat

  • Beberapa produk obat lithium, sodium phosphate, dapat meningkatkan kadar potassium (seperti eplerenone, tacrolimus, cyclosporine, pil KB yang mengandung drospirenone, diuretik seperti spironolactone/triamterene, inhibitor ACE seperti benazepril/captropil, antagonis reseptor angiotensin seperti losartan/valsartan;
  • Beberapa produk obat seperti obat batuk dan pilek, obat diet, obat OAINS seperti ibuprofen/naproxen dapat menyebabkan masalah tekanan darah jika digunakan bersamaan dengan amiloride;
  • Obat ini kemungkinan dapat mempengaruhi hasil tes laboratorium seperti tes toleransi glukosa.

Parameter Pemantauan

Lakukan pemantauan serum elektrolit, BP, dan fungsi ginjal.

Dosis

Edema

Secara PO:

Dewasa: Awal: 5-10 mg/hari. Muai dengan 2,5 mg sekali sehari jika digunakan dengan diuretik lainnya atau antihipertensi. maksimal 20 mg/hari.

Sediaan

Tablet 5 mg

Penyimpanan

Simpan pada suhu 15°-30°C.

Nama Brand

Midamor