ALUMINIUM HYDROXIDE

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Antasid, Obat Antirefluks & Antiulserasi > ALUMINIUM HYDROXIDE

Deskripsi

Aluminium hidroksida adalah salah satu jenis obat antasida. Obat ini fungsikan untuk menangani gejala akibat produksi asam lambung yang berlebihan. Beberapa contoh gangguan pencernaan yang dapat ditangani oleh obat ini adalah penyakit asam lambung, nyeri ulu hati, dan dispepsia.

Selain gangguan pencernaan, aluminium hidroksida juga dapat digunakan untuk menurunkan kadar fosfat yang diserap tubuh dari makanan. Obat ini bekerja dengan mengikat fosfat agar tidak diserap tubuh.

Aluminium hidroksida ditemukan di alam sebagai gibbsite mineral (juga dikenal sebagai hydrargillite).
Nama-nama lain dari Aluminium hidroksida adalah Aluminic acid, Aluminic hydroxide, Aluminium hydroxide, Hydrated alumina, Orthoaluminic acid.

Indikasi

Digunakan untuk mengobati gejala asam lambung yang meningkat, seperti mulas, sakit perut, asam lambung, atau gangguan asam pencernaan. Aluminium hidroksida juga digunakan untuk mengurangi kadar fosfat pada orang-orang yang memiliki kondisi ginjal, mengatasi gejala dyspepsia (ulkus dan don ulkus), gastro-esophageal reflux disease, hiperfosfatemia.tertentu.

Cara Kerja Obat

Aluminium hidroksida bekerja dengan cara menetralisir asam lambung yang ada. Dengan demikian, obat ini melindungi dinding lambung dari peradangan akibat asam yang berlebihan.

Dosis

DEWASA:

  • Dosis Dewasa Biasa untuk Dispepsia
    500-600 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Maag
    500-1500 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Esofagitis Erosif
    500-1500 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Ulkus Lambung
    500-1500 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Gastroesophageal Reflux Disease
    500-1500 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Sindrom Zollinger-Ellison
    500-3600 mg, oral 4-6 kali sehari sesuai kebutuhan, antara makan dan sebelum tidur.
  • Dosis Dewasa Biasa untuk Hyperphosphatemia
    500-1000 mg , oral 4 kali sehari, dengan makan dan sebelum tidur. Dosis harus dititrasi untuk tingkat serum fosfat.

ANAK-ANAK:

  • Dosis Anak-anak Biasa untuk Perdarahan Gastrointestinal
    Perdarahan gastrointestinal profilaksis:
    Usia 0-4 minggu: 1 mL/kg oral setiap 4 jam sesuai kebutuhan.
    Usia 4 minggu-1 tahun: 2-5 mL/dosis setiap 1-2 jam, titrasi pH lambung> 3,5.
    Usia 1-12 tahun: 5-15 mL/dosis oral setiap 1-2 jam, titrasi pH lambung> 3,5.
  • Dosis Anak-anak Biasa untuk Hyperphosphatemia
    Usia 1-12 tahun: menggunakan Al (OH) 3 atau produk aluminium karbonat gel hanya 50-150 mg/kg/hari secara oral (aluminium hidroksida gel), diberikan dalam dosis terbagi setiap 4-6 jam, dengan titrasi tingkat serum fosfat normal.
  • Dosis Anak-anak biasa untuk Ulkus Peptikum
    Usia 1 bulan-1 tahun: 1-2 mL/kg/dosis secara oral 1-3 jam setelah makan dan sebelum tidur.
    Usia 1 tahun-12 tahun: 5-15 mL secara oral setiap 3-6 jam atau 1 dan 3 jam setelah makan dan sebelum tidur.

Efek Samping

Aluminium hidroksida bisa juga menimbulkan efek samping, yang paling umum terjadi selama mengkonsumsi aluminium hidroksida adalah konstipasi. Jika dibiarkan, konstipasi dapat mengakibatkan hemoroid dan gangguan usus. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala seperti: Kesulitan menelan, Sering muntah dan Penurunan berat badansembelit, penggunaan dalam dosis besar dapat menyebabkan penyumbatan usus, hipofosfatemia, hipercalciuria, peningkatan risiko osteomalasia, demensia, anemia mikrositik pada penderita gagal ginjal.

Kontra Indikasi

Hipofosfatemia, perdarahan saluran cerna yg belum terdiagnosis, appendicitis. Tidak aman untuk bayi dan neonatus.

Interaksi Obat

Aluminium hidroksida akan memengaruhi kinerja obat-obat lain sehingga dapat mengganggu penyerapannya oleh tubuh. Anda sebaiknya menunggu 1-2 jam sebelum atau sesudah menggunakan antasida ini jika ingin mengonsumsi obat lain.

Perhatian & Peringatan

  • Gunakanlah aluminium hidroksida sesuai keterangan pada kemasan dan tanyakan pada dokter jika Anda ragu. Obat ini perlu dikonsumsi dengan makanan atau setelah makan.
  • Hanya diberikan kepada anak-anak dengan tujuan menurunkan kadar fosfat, tidak diberikan untuk mengatasi gangguan pencernaan pada anak-anak.
  • Harap waspada bagi penderita gangguan ginjal, gangguan hati, hipofosfatemia (kadar fosfat rendah dalam darah), dan porfiria.
  • Wanita yang mencoba untuk hamil, sedang hamil, atau sedang menyusui sebaiknya menghubungi dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat ini.
  • Pastikan Anda banyak minum dan meningkatkan konsumsi serat seperti buah, sayur, dan gandum agar dapat meminimalisasi efek samping sembelit yang mungkin timbul.
  • Selama menggunakan aluminium hidroksida untuk mengobati gangguan pencernaan, hindari konsumsi makanan atau minuman yang dapat memperparah gejala Anda. Misalnya cokelat, tomat, minuman keras, dan minuman berkafein, khususnya kopi.
  • Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi aluminium hidroksida pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.
  • Jangan dikonsumsi bersamaan dengan obat lain. Berikan jeda waktu 1-2 jam.
  • Bagi Anda yang menggunakan obat ini untuk menurunkan kadar fosfat, disarankan untuk menjalani pemeriksaan rutin ke dokter untuk memantau perkembangan kondisi Anda.
  • Apabila lupa mengonsumsi aluminium hidroksida, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis obat pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera hubungi dokter.

Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil dan Menyusui

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Sediaan

  1. Cairan oral: 320 mg/5 ml
  2. Tablet: 500 mg.

Nama Brand

Acitral, Madrox, Acitral, Madrox Forte, Actal, Madrox Forte, Actal, Magasida, Actal Plus, Magasida, Almacon, Magil, Altidin, Magnidicon, Aludonna, Magten, Aludonna-D, Magtom, Magtral (Rasa Mint), Aluminium Hidroksida, Magtral (Rasa Mint), Alumy, Magtral (Rasa Strawberry), Magtral Forte Rasa Mint, Anflat, Magtral Forte Rasa Mint, Antasida DOEN, Mepromaag, Antasida DOEN, Mesamag, Mylanta, Atmacid, Mylanta Extra Strength (Mylanta Forte), Berlosid, Myllacid, Bimalcus, Neo Gastrolet, Biogastron, Neolanta Maag, Biomag Mps, Neolanta Maag, Bufantacid Forte, Neolanta Triple Action, Carsida, Novamag, Citramaag, Pansiron, Corsamag, Plantacid, Decacid, Dexanta, Plantacid Forte, Poloxane, Di-Gel, Polycrol, Erphamag, Etasid, Exomag, Polycrol 400, Farmacrol Forte, Polycrol Forte, Gastralex, Polysilane, Gastran, Gastrinal, Gastrucid, Progastric, Promag, Sanmag, Gestabil, Sanmag Forte, Selesmag, Gestamag, Stomacain, Hufamag, Stomach, Hufamag Plus, Stopmag, Indo Obat Maag, Stopmag Forte, Itramag, Stromag, Itramag Plus, Ticomag, Tomaag, Konimag, Tomaag Forte, Tri Act, Kremil-S, Lagesil, Trianta, Triocid, Lambucid, Ulcid, Lambucid Forte, Lexacrol Forte, Ultilox, Maag-Gel, Ultilox Forte, Maagmeta Plus, Ultramag, Madrox, Waisan