Acifar

By | Desember 1, 2020 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Antivirus > Acifar

Produsen Acifar

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Acifar:

Ifars

Kandungan dan Komposisi Acifar

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Acifar adalah:

Acyclovir.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Acifar

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Acifar adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Pengobatan infeksi herpes simpleks pada kulit & membran mukosa, termasuk infeksi herpes genitalis inisial & rekurens. Mencegah kambuhnya infeksi herpes simpleks rekurens pada penderita dengan imunokompeten. Mencegah infeksi herpes simpleks pada penderita dengan gangguan sistem imun. Pengobatan herpes zoster.

Sekilas Tentang Obat Antivirus
Antivirus merupakan zat yang digunakan untuk membasmi, menghambat pertumbuhan virus. Virus adalah parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).

Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas jika tidak berada dalam sel inang. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV).

Dosis dan Aturan Pakai Acifar

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Acifar:

Dws Pengobatan herpes simpleks 200 mg 5 x/hari dengan selang wkt 4 jam tanpa dosis malam hari selama 5 hari. Dpt ditingkatkan s/d 400 mg/hari. Supresi herpes simpleks pada pasien imunokompeten 200 mg 4 x/hari dengan selang wkt 6 jam. Profilaksis herpes simpleks pada pasien dengan gangguan sistem imun 200 mg 4 x/hari dengan selang wkt 6 jam; pasien dengan gangguan sistem imun berat (ssdh transplantasi sumsum tulang) atau gangguan penyerapan dapat ditingkatkan s/d 400 mg. Herpes zoster 800 mg 5 x/hari dengan selang wkt 4 jam tanpa dosis malam hari selama 5 hari. Anak Pengobatan herpes simpleks & profilaksis herpes simpleks pada gangguan sistem imun Anak ≥2 thn dosis dws, <2 thn 1/2 dosis dws. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat (bersihan kreatinin 10 mL/mnt) 200 mg 2 x/hari dengan selang wkt 12 jam. Herpes zoster pada gangguan fungsi ginjal berat 800 mg 2 x/hari dengan selang wkt 12 jam. Herpes zoster dengan gangguan fungsi ginjal sedang (bersihan kreatinin 10-25 mL/mnt) 800 mg 3 x/hari.

Pemberian Obat Acifar

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan : Dpt diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI.

Kontraindikasi Acifar

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Acifar dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap asiklovir.

Perhatian Penggunaan Acifar

Penderita gangguan fungsi ginjal & lansia dengan kelainan bersihan kreatinin. Hamil, laktasi.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Ruam kulit, reaksi neurologis yang reversibel, gangguan GI, peningkatan bilirubin & enzim hati, peningkatan kadar urea & kreatinin darah, penurunan indeks hematologik, sakit kepala, rasa lelah.

Interaksi Obat Acifar

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Acifar antara lain:

Waktu paruh ditingkatkan oleh probenesid.

Kategori Keamanan Penggunaan Acifar Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Acifar untuk digunakan oleh wanita hamil:

B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Acifar

/Harga

Acifar kaplet 200 mg

10 × 10’s (Rp83,600/boks)

Acifar kaplet 400 mg

3 × 10’s (Rp46,860/boks)

 

Sekilas Tentang Ifars Pharmaceutical Laboratories
PT Ifars Pharmaceutical Laboratories adalah suatu perusahaan farmasi yang didirikan pada 1974 dan memproduksi berbagai macam obat dengan beberapa varian sediaan seperti solid (tablet, kaplet, dan kapsul), liquid (sirup, suspensi, emulsi, dan suspensi kering), dan produk krim, gel, dan salep. Beberapa produk yang dihasilkan seperti produk beta-laktam untuk memproduksi produk antibiotik, dan sebagainya. Saat ini lebih dari 100 varian produk telah diproduksi oleh perusahaan ini yang cakupan pemasarannya tersebar di seluruh Indonesia. PT Ifars memiliki fasilitas produksi di Karanganyar, Jawa Tengah.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *