A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

By | September 26, 2020 | Farmasi-id.com > Health > A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

A-B Vask Tablet

Amlodipine

Kandungan dan Komposisi A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi adalah:


A-B Vask 5    :  Tiap tablet mengandung  Amlodipine besylate 6,934 mg setara dengan Amlodipine   5 mg.
A-B Vask 10  : Tiap tablet mengandung Amlodipine besylate 13,868 mg setara dengan Amlodipine 10 mg

CARA KERJA OBAT
Farmakologi:
Amlodipine adalah inhibitor influks kalsium (slow channel blocker atau antagonis ion kalsium), yaitu menghambat influks ion-ion kalsium transmembran kedalam jantung dan otot polos. Mekanisme kerja antihipertensi amlodipine dikarenakan adanya efek relaksasi secara langsung padaa otot polos vaskular, sedangkan mekanisme yang tepat untuk menghilangkan angina  belum sepenuhnya diketahui. Dua cara amlodipine untuk memperkecil iskemia total adalah sebagai berikut :

  • Amlodipine menimbulkan dilatasi arteriola perifer sehingga mengurangi tahanan perifer total (afterload) terhadap kerja jantung. Karena tidak menimbulkan refleks takikardia, maka tidak ada muatan terhadap jantung  sehingga konsumsi energi miokardial dan kebutuhan oksigen menurun
  • Amlodipine menimbulkan dilatasi arteri koroner utama dan arteriola koroner, baik pada keadaan normal maupun iskemia. Dilatasi ini meningkatkan penyampulaian oksigen miokardial pada penderita dengan spasme arteri koroner (Prinzmetal’s atau angina varian)

Farmakokinetika :
Setelah pemberian dosis terapeutik secara oral, amlodipine diabsorpsi dengan baik dan kadar puncak dalam plasma  terkapsulai setelah 6-12 jam. Volume distribusi amlodipine kira-kira 21 liter/kg. waktu paruh eliminasi plasma terminal adalah sekitar35-50 jam dan t 1/2 eliminasi tersebut konsisten  pada pemberian dosis sekali sehari. Kadar mantap dalam plasma terkapsulai  7-8 hari setelah pemberian secara terus-menerus sehari sekali. Sebanyak 97,5% amlodipine dalam sirkulasi terikat dengan protein  plasma.
Amlodipine sebagian besar dimetabolisme di hati menjadi  metabolit inaktif, di ekskresi di urine 10% dalam bentuk tidak berubah dan 60% sebagai metabolit. Pada penderita hipertensi, pemberian dosis sehari sekali  memberikan penurunan tekanan darah yang signifikan  secara klinis baik pada posisi terlentang maupun berdiri setelah interval waktu 24 jam. Karena mula kerja yang lambat  maka tidak terjadi hipotensi akut  setelah pemberian amlodipine. Pada penderita angina, pemberian dosis sekali sehari meningkatkan waktu exercise  total dan menurunkan frekuensi serangan  angina dan konsumsi tablet nitrogliserin. Amlodipine tidak mempengaruhi efek metabolisme  atau perubahan-perubahan lipid (lemak) dalam plasma.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan hipertensi dan digunakan dalam bentuk tunggal untuk mengontrol tekanan  darah pada sebagian besar penderita . penderita-penderita yang tidak cukup terkontrol bila hanya menggunakan obat antihipertensi tunggal, dapat lebih menguntungkan pada pemberian  amlodipine dikombinasikan dengan  diuretik tiazid, inhibitor β-adrenoreceptor, atau inhibitor angiotensin-converting enzym.
Amlodipine diindikasikan untuk pengobatan iskemia miokardial  yang disebabkan obstruksi fixed (angina stabil) dan atau vasospasme/vasokonstruksi (Prinzmetal’s atau angina varian) dari pembuluh darah koroner. Amlodipine dapat digunakan sebagai gambaran klinik yang menunjukkan suatu kemungkinan komponen vasospastik/vasokonstruktif  tetapi belum nampulak adanya vasospasme/vasokonstruksi. Amlodipine dapat digunakan dalam bentuk tunggal  (monoterapi) atau dikombinasi dengan obat-obat antiangina lain, terutama pada penderita angina yang sukar disembuhkan dengan nitrat atau dengan β-blocker pada dosis adequat/dosis yang memadai.

Kontraindikasi A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:


Amlodipine dikontraindikasikan  pada penderita yang sensitif terhadap dihidropiridin.

POSOLOGI
Untuk hipertensi
Dosis lazim adalah 5 mg amlodipine satu kali sehari , dapat ditingkatkan sampai dosis maksimum 10 mg tergantung respon penderita  secara individual dan berat penyakit. Bayi,penderita yang lemah (fragile), penderita lanjut usia atau penderita dengan gagal funsi hati dapat dimulai dengan dosis 2,5 mg amlodipine satu kali sehari dan dosis ini dapat digunakan ketika amlodipine ditambah terapi antihipertensi lain. Sebagian besar penderita hipertensi dengan dosis 5 mg perhari tidak perlu peningkatan dosis. Bagi mereka yang memerlukan dosis lebih tinggi, amlodipine dapat ditingkatkan menjadi 7,5 mg setiap hari dengan dosis maksimal 10 mg setiap hari. Dosis yang dianjurkan untuk chronic stable atau angina vasospastik adalah 5-10 mg, dan dosis yang rendah untuk penderita lanjut usia dan penderita gagal fungsi hati.

Tidak diperlukan penyesuaian dosis bila digunakan bersamaan dengan diuretik tiazid, β-blocker, dan angiotensin converting enzyme inhibitors.

Untuk anak-anak :
Sampulai saat ini penggunaan amlodipine untuk anak-anak tidak pernah dilaporkan/ belum pernah diberikan pada anak-anak.

Efek Samping A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi yang mungkin terjadi adalah:


Amlodipine ditoleransi dengan baik. Pada penelitian klinik dengan kontrol plasebo yang mencakup penderita dengan hipertensi dan angina, efek samping yang umum terjadi  adalah sakit kepala, edema,somnolen, palpitasi, nyeri abdomen, lelah, mual, flushing, dan pusing-pusing. Tidak ada kelainan-kelainan tes laboratorium  yang signifikan secara klinis yang berkaitan  dengan amlodipine.
Efek Samping lain yang sedikit ditemukan pada pengalaman klinis adalah pruritus,rash, dispnea, astenia, kram otot, hiperplasia gingiva, dispepsia dan jarang ditemukan eritema multiforme. Seperti pada calcium channel blocker , efek samping lain jarang dilaporkan dan tidak bisa dibedakan dari gejala penyakit penyebabnya : infark miokard, aritmia ( termasuk takikardi ventrikular dan fibrilasi atrium) dan nyeri dada.

Peringatan Penggunaan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi


Penggunaan pada penderita gagal ginjal.
Amlodipine sebagian besar dimetabolisme menjadi metabolit inaktif, dan 10% diekskresikan dalam bentuk utuh melalui urin. Perubahan kadar-kadar amlodipine dalam plasma tidak ada korelasi dengan derajat kegagalan ginjal. Dosis normal amlodipine dapat digunakan pada penderita tersebut namun amlodipin tidak dapat didialisis.
Penggunaan pada penderita gagal fungsi hepar.
Waktu paruh amlodipine menjadi lebih panjang pada penderita gagal fungsi hepar, oleh karena itu perlu perhatian khusus pada penggunaannya. Dosis rekomendasi belum ada yang pasti.
Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui.
Keamanan penggunaan amlodipine pada ibu hamil dan menyusui belum dibuktikan/diteliti. Amlodipine tidak menunjukkan toksik pada penelitian reproduktif pada binatang yang diberi dosis 50 kali (dosis maksimun yang direkomendasikan pada manusia), efek yang timbul yaitu hanya memperpanjang parturisi dan kerja pada tikus percobaan. Berdasarkan hal tersebut diatas, penggunaan pada ibu hamil dan menyusui hanya direkomendasikan bila tidak ada alternatif lain yang lebih aman dan bila penyakitnya itu sandiri membawa resiko yang besar pada ibu dan anak.
Penggunaan pada penderita usia lanjut.
Waktu yang diperlukan untuk menkapsulai konsentrasi plasma puncak amlodipine sama, baik pada orang tua maupun orang muda, klirens amlodipine akan menurun dengan peningkatan AUC dan eliminasi waktu paruh penderita lanjut usia, karena mudah ditoleransi dengan baik. Oleh karena itu, dosis normal dapat direkomendasikan pada penderita lanjut usia.

Interaksi Obat A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi antara lain:


Amlodipine akan diberikan bersama-sama dengan diuretik tiazid,β-blocker, inhibitor angiotensin-converting enzyme, long-acting nitrate, nitrogliserin sublingual, obat-obat antiinflamasi non steroid, antibioptika, dan obat hipoglikemik oral. Pada penelitian khusus disebutkan bahwa pemberian amlodipine bersama-sama digoxin tidak mengubah kadar digoxin dalam serum dan klirens renal digoxin pad sukarelawan normal. Pemberian bersama-sama dengan simetidine tidak mengubah faramakokinetika amlodipine. Data in-vitro dari penelitian pada plasma manusia menyebutkan bahwa amlodipine tidak mempunyai efek pada ikatan protein dengan obat-obat yang diuji (digoxin,fenitoin,walfarin, atau indometasin).

OVER Dosis
Walaupun tidak ada penelitian yang menyebutkan tentang overdosis amlodipine, tetapi dari data yang ada menunjukkan  bahwa overdosis dapat menyebabkan vasodilatasi perifer yang  berlebihan dengan tanda selanjutnya berupa hipotensi sistemik yang lebih lama. Hipotensi yang signifikan secara klinik  karena overdosis amlodipine memerlukan tindakan  aktif untuk kardiovaskular seperti pemantauan jantung  dan fungsi pernapasan , meninggikan posisi anggota gerak badan ( tangan/lengan dan tungkai ), dan perhatian terhadap volume cairan  sirkulasi dan pengeluaran urin. Bahan vasokonstriktor dapat membantu memulihkan  tegangan vaskula dan tekanan darah , diberikan bila tidak ada kontra indikasi terhadap penggunanya. Karena amlodipinesebagian besar terikat dengan protein, dialisis tidak menguntungkan / tidak direkomendasikan . pada beberapa kasus, pencucian/kuras lambung dapat membantu menurunkan laju absorpsi amlodipine.

Kemasan DAN KISARAN HARGA
A-B Vask 5       : Kotak, 3 blister @10 tablet
No.Reg.: DKL 0813313810A1

A-B Vask 10     : Kotak, 3 blister @10 tablet
No.Reg.: DKL 0813313810B1
Het : Rp. 309.375 per kotak 30 tablet

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Simpan ditempat sejuk (15-25ºC) dan kering.

PT LAPI LABORATORIES
Serang – Indonesia

Terima kasih telah membaca artikel tentang A-B Vask Tablet untuk Pengobatan Hipertensi di blog INFORMASI OBAT-OBATAN jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini di web browser anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :



Suka artikel ini? Bagikan :

Powered by Farmasi-id.com

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi?

Jika Anda lupa menggunakan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 26 September). A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi. Diakses pada 29 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/a-b-vask-tablet-untuk-pengobatan-hipertensi/


Format MLA (Modern Language Association)

"A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi". Farmasi-id.com. 26 September 2020. 29 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/a-b-vask-tablet-untuk-pengobatan-hipertensi/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi", 26 September 2020, <https://www.farmasi-id.com/a-b-vask-tablet-untuk-pengobatan-hipertensi/> [Diakses pada 29 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Last Updated on

Category: Health Produsen, komposisi, dan klasifikasi A-B Vask Tablet Untuk Pengobatan Hipertensi: